1.
Penerapan Words Puzzle dalam Materi Teks Announcement.
Dari uraian di atas, maka diperlukan adanya suatu upaya untuk memperbaiki proses pembelajaran Bahasa Inggris serta untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, yakni dengan menggunakan metode pembelajaran yang bisa memenuhi kebutuhan belajar siswa, dan membuat siswa berperan aktif dalam pembelajaran. Salah satu aktifitas yang dapat digunakan adalah Penerapan
Words Puzzle dalam Pembelajaran Teks Announcement. Aktifitas ini termasuk dalam Collaborative Learning, dimana 2 orang atau lebih bekerja bersama dalam memahami materi, mencari solusi atau membuat suatu karya terkait topic pembelajaran.
Permainan puzzle adalah suatu permainan yang bertujuan untuk memecahkan masalah. Permainan ini mernggunakan kemampuan berpikir logis dan kreatifitas siswa. Puzzle adalah tipe permainan yang melibatkan pemikiran seseorang tentang pengenalan suatu pola, pemecahan rangkaian atau urutan, dan juga pelengkapan kalimat
Words Puzzle yang saya buat ini merupakan kombinasi dari permainan dan bahan ajar. Puzzle utuh yang harus dibentuk adalah suatu susunan teks announcement. Bagian-bagian dari puzzle merupakan potongan-potongan bagian dari teks announcement. Pada aktifitas permainan
words puzzle, siswa menyusun bagian-bagian dari teks announcement dan mengurutkannya sehingga menjadi suatu teks announcement. Tiap bagian dari pengumuman ini akan di gunting / di pisahkan, siswa (bekelompok) akan menyusun agar menjadi suatu teks. Lalu siswa mencari dan menuliskan contoh kalimat beserta tenses/unsur kebahasaan yang ada dalam announcementnya. Siswa juga menuliskan kata/vocabulary apa saja yang belum mereka mengerti, lalu mencoba mencari artinya dengan kamus.
2.
Penerapan Couple Cards dalam Materi Ungkapan Pujian.
Peserta didik di berikan masing-masing 1 kartu berisi situasi atau kalimat pujian. Kartu berwarna biru berisi situasi dan kartu yang berwarna pink berisi pujiannya. Semua murid mendapatkan 1 kartu yang berisikan kalimat yang berbeda dari yang lainnya Peserta didik mencari pasangan dari kartu tersebut yang di bawa oleh temannya, dengan cara menanyakan dan memasangkan apakah kedua kartu tersebut saling berpasangan.
Permainan ini bisa memancing aktifitas diskusi/teamwork para siswa. Selain itu, aktifitas ini membuat siswa saling bertanya satu sama lain dan juga menanyakan ke guru. Siswa juga melihat pola kalimat yang terdapat pada kartu tersebut. Aktifitas ini juga bisa dibilang merupakan suatu permainan yang bertujuan ‘mencari’, sehingga bisa dikatakan bahwa penerapan couple cards ini merupakan game-based learning.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sistem pengajaran dengan menggunakan aktifitas words puzzle dan couple cards dalam pembelajaran bahasa inggris akan membantu siswa dalam mengikuti pelajaran Bahasa Inggris pada saat mempelajari Teks Announcement dan Ungkapan Pujian. Dengan aktifitas
words puzzle pada pembelajaran teks announcement, siswa terlihat lebih aktif berdiskusi dengan teman. Siswa juga terlihat lebih santai dan nyaman saat merasa belum mengerti atau belum paham, hal ini di lihat pada siswa yang mulai aktif bertanya kepada guru mengenai materi atau topik yang terkait. Siswa menjadi terlihat lebih percaya diri saat belum paham dan mulai bertanya karena mereka berada di posisi tidak sendiri, melainkan bersama-sama dengan rekan grupnya.
Sama halnya dengan aktifitas
word puzzle pada materi Announcement Text.
Couple Cards yang digunakan pada materi Ungkapan Pujian juga membuat siswa semakin cooperative dengan teman sekelas. Siswa terlihat aktif dalam mencari pasangan dari kartunya dengan menanyai dan mencocokan kartu milik teman sekelasnya.
Dengan adanya kedua aktifitas yang telah disebutkan diatas, diharapkan siswa dapat merasa tenang dan tidak tertekan pada saat proses pembelajaran. Aktifitas tersebut juga menebar senyuman dan suara tertawa dari para murid. Saat tertawa, tubuh manusia akan memproduksi hormone endorphin yang akan memicu perasaan nyaman, bahagia, dan berenergi. Dengan perasaan positif yang dimiliki siswa, motivasi dalam diri akan meningkat sehingga akan berdampak baik bagi proses pembelajaran agar mendapat prestasi belajar yang baik pula.
B. Saran
Laporan Kritis Magang Kependidikan III ini masih banyak menemui kendala, baik dalam narasumber, pengumpulan data maupun pengolahan data itu sendiri. Bagi para pembaca yang tertarik megenai Magang Kependidikan III di SMAN …. dan dirasa bahwa laporan magang ini kurang lengkap ataupun masih belum sempurna maka pembaca dapat melakukan observasi lebih lanjut di SMAN …...